Staf Input :
yoo

Perkiraan Arah Urban Sprawl di Sekitar Kota Surakarta

Sub Judul
No Panggil TA/2016/2314 PAR
Jumlah Item Dipinjam Weeding Diperbaiki Tersedia
2 0 0 0 2
No Barcode Kembali User
No Barcode Lokasi
1 Tugas Akhir
2 Tugas Akhir
No Barcode
No Barcode
Tipe Tugas Akhir
Koleksi JBPTITBSAPPK
Pengarang PARAMITA, Aulia Arfida ;
Penerbit Prodi PWK SAPPK ITB
Tahun Terbit 2016
Kota Penerbit Bandung
Deskripsi Urban sprawl merupakan perluasan area perkotaan yang ditandai dengan adanya peningkatan kawasan terbangun akibat konversi lahan non perkotaan menjadi lahan perkotaan di wilayah pinggiran kota. Hal ini terjadi akibat adanya pertumbuhan penduduk dan perkembangan kegiatan yang tidak diimbangi dengan adanya ketersediaan lahan di kota sehingga berdampak pada terambilnya ruang-ruang di wilayah pinggiran kota. Pengembangan lahan di pinggiran kota dipengaruhi oleh perilaku dan pengambilan keputusan oleh developer yang memiliki preferensi dalam pemilihan lokasi. Kecenderungan developer dalam memilih lokasi tersebut dapat mempengaruhi pola pembangunan yang terjadi, yang berpotensi menimbulkan pembangunan yang terputus dan kurang efisien sehingga menyebabkan dampak negatif bagi keseimbangan lingkungan. Seperti di sekitar Kota Surakarta, yang berbatasan langsung dan memiliki keterkaitan dengan Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Boyolali. Perluasan area perkotaan yang terjadi di kedua kabupaten tersebut seiring dengan perkembangan kota menimbulkan gejala urban sprawl. Oleh karena itu, penelitian ini mengidentifikasi perkiraan arah urban sprawl di sekitar Kota Surakarta dengan model pemilihan lokasi pengembangan perumahan berdasarkan preferensi developer. Penelitian ini menggunakan mixed method, yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif yang digunakan adalah metode analisis spasial berbasis GIS untuk menganalisis kondisi faktor dan variabel yang mempengaruhi pemilihan lokasi, skoring variabel, dan menentukan alternatif lokasi; sedangkan metode kualitatif yang digunakan adalah metode analisis dengan Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan peringkat dan bobot variabel yang mempengaruhi pemilihan lokasi pengembangan perumahan. Hasil skor dan bobot yang dihasilkan dari analisis tersebut kemudian digunakan untuk merumuskan model pemilihan lokasi pengembangan perumahan oleh developer; yang selanjutnya digunakan untuk memperkirakan arah urban sprawl di Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Boyolali. Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perkiraan arah urban sprawl sebagian besar menuju ke sebelah selatan Kota Surakarta dengan pola yang cenderung konsentris di bagian yang dekat dengan kota serta pola melompat pada beberapa titik yang jauh dari kota. Kemudian, arah urban sprawl juga diperkirakan menuju ke sebelah barat Kota Surakarta. Pola sprawl ke arah barat cenderung memanjang mengikuti koridor jalan dan melompat pada beberapa titik. Kemudian, hanya terdapat sedikit alternatif kawasan potensial sprawl di sebelah utara Kota Surakarta dengan pola yang relatif mengikuti jalan dan melompat. Dengan teridentifikasinya perkiraan arah urban sprawl, maka dapat dilakukan langkah pengendalian pembangunan melalui berbagai instrumen dan kebijakan yang sesuai dengan faktor yang memicu terjadinya urban sprawl di wilayah tersebut.
Subjek Perencanaan Wilayah dan Kota
Kata Kunci Urban sprawl, developer, preferensi, arah, pengendalian
Referensi Ya
Perolehan Wajib
Catatan xiii, 189 hlm.; 30 cm
Login