Staf Input :
yoo

Aglomerasi Indutri Dan Perubahan Sosial Ekonomi Di Kabupaten Bekasi

Sub Judul
No Panggil 1048/T/2012 SAN
Jumlah Item Dipinjam Weeding Diperbaiki Tersedia
2 0 0 0 2
No Barcode Kembali User
No Barcode Lokasi
1 Tesis
2 Tesis
No Barcode
No Barcode
Tipe Tesis
Koleksi
Pengarang SANTOSO, Agung Budi ;
Penerbit Prodi PWK SAPPK-ITB
Tahun Terbit 2012
Kota Penerbit Bandung
Deskripsi Kawasan industri yang ada di Kabupaten Bekasi merupakan bentukan dari proses industrialisasi dan urbanisasi yang terjadi di peri-urban Jakarta atau yang lebih dikenal dengan proses peri-urbanisasi. Peri-urbanisasi ini sendiri merupakan salah satu isu dalam pengembangan wilayah yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut, terutama terkait dengan sejauh mana aglomerasi ekonomi mempengaruhi perubahan wilayah secara sosial-ekonomi. Berangkat dari isu serta indikasi di atas, maka pertanyaan penelitian yang dikemukakan adalah “Sejauh mana keterkaitan aglomerasi industri dengan perubahan sosial ekonomi penduduk di daerah peri-urban seperti Kabupaten Bekasi?” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauhmana keterkaitan aglomerasi industri dengan perubahan sosial ekonomi penduduk yang terjadi di Kabupaten Bekasi. Selanjutnya untuk mencapai tujuan tersebut, maka sasaran-sasaran penelitian ini meliputi (1). Terpetakannya dinamika aglomerasi industri di Kabupaten Bekasi. (2). Terpetakannya perubahan sosial ekonomi penduduk Kabupaten Bekasi. (3). Teridentifikasikannya keterkaitan antara aglomerasi industri dengan perubahan sosial ekonomi di Kabupaten Bekasi. Lingkup penelitian adalah wilayah administrasi Kabupaten Bekasi yang terdiri dari 23 kecamatan, yang akan dikelompokkan dalam tiga klasifikasi berdasarkan karakteristik dominan wilayah. Dinamika aglomerasi industri dikaji pada kawasan industri Cikarang mencakup Kecamatan Cikarang Pusat, Cikarang Barat, Cikarang Utara, Cikarang Timur dan Cikarang Selatan. Pengumpulan Data bersumber dari beberapa instansi terkait pada level nasional, provinsi dan kabupaten, dan akan dianalisis lewat metode analisis deskriptif dan regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlahan namun pasti aglomerasi industri di Kabupaten Bekasi mampu menempatkan diri sebagai “prime mover” perekonomian wilayah lewat kontribusi yang signifikan terhadap PDRB Kabupaten, Provinsi, hingga skala nasional meskipun sempat terpengaruh oleh krisis ekonomi pada tahun 1997-1998 dan tahun 2008 serta pemberlakuan AFTA pada tahun 2003. Perubahan sosial ekonomi dapat dilihat dari komponen perubahan jumlah penduduk, pertumbuhan penduduk, penduduk usia produktif, penduduk buta huruf, tingkat kesejahteraan penduduk (PDRB per kapita), dan kontribusi sektor industri dalam PDRB Kabupaten Bekasi. Keterkaitan antara aglomerasi industri dengan perubahan sosial ekonomi di Kabupaten Bekasi yang ditunjukkan lewat penyerapan tenaga kerja dan peningkatan nilai tambah (PDRB sektor industri) yang mendorong perubahan sosial ekonomi, terutama pada komponen jumlah dan pertumbuhan penduduk, penduduk usia produktif, dan tingkat kesejahteraan penduduk (PDRB per kapita). Potensi ekonomi yang besar yang kawasan aglomerasi industri Cikarang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di Kabupaten Bekasi.
Subjek Industri
Kata Kunci Aglomerasi, Industri, Kabupaten Bekasi, dan Perubahan Sosial Ekonomi
Referensi Tidak
Catatan xi, 122 hlm; 30 cm
Login